Konferensi Wikimedia dan Pendidikan 2019

Penulis: Nur Rahmi Nailah

 

Wikimedia+Education Conference 2019 (WMEDUCON 2019) atau Konferensi Wikimedia+Pendidikan 2019 adalah konferensi berskala internasional yang ditujukan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam proyek-proyek yang berkaitan dengan Wikimedia dan Pendidikan. Konferensi ini diikuti oleh berbagai macam kalangan dari berbagai penjuru dunia yang memiliki tujuan yang sama, yaitu berbagi pengetahuan secara bebas dan gratis, dengan memanfaatkan Wikipedia dan proyek-proyek saudarinya. Konferensi ini bermaksud untuk mempertemukan pihak-pihak tersebut agar mereka dapat berbagi pengalaman mengenai apa yang mereka kerjakan, belajar dari pengalaman satu sama lain, serta berjejaring dalam skala internasional. Konferensi ini dibuka pada tanggal 5 April 2019 di balai kota San Sebastián, Donostia, Basque, dan dilaksanakan tanggal 6-7 April 2019.

 

Di konferensi WMEDUCON 2019 terdapat banyak sesi pemaparan mengenai program pendidikan yang berbeda-beda dari berbagai macam negara. Hal menarik yang dapat dilihat setelah menyimak sesi-sesi tersebut adalah betapa berbedanya program-program yang berhubungan dengan pendidikan yang diselenggarakan di masing-masing negara. Perbedaan ini disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti kesenjangan perkembangan teknologi dan kualitas sumber daya manusia. Sebagai contoh, adanya pengembangan Vikidia serta Txikipedia. Vikidia dan Txikipedia adalah ensiklopedi daring seperti Wikipedia, yang dikembangkan menggunakan MediaWiki, tetapi dibuat khusus untuk anak-anak. Konten kedua ensiklopedi daring tersebut ditulis sederhana dengan tampilan yang menarik sehingga mudah dipahami anak-anak. Hal tersebut kemudian memberikan gambaran bahwa di negara-negara maju sudah muncul pemikiran mengenai pengembangan Wikipedia untuk anak-anak. Sementara itu, di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, sambungan internet masih menjadi kendala dalam mengakses Wikipedia maupun proyek-proyek saudarinya.

 

Selain sesi mengenai pengembangan Wikipedia untuk anak-anak, sesi presentasi lainnya yang cukup menarik adalah sesi Program Pendidikan Tiga Tahun di Universitas Maynooth. Di sesi ini dijelaskan mengenai salah satu masalah yang dihadapi oleh mahasiswa-mahasiswi peserta pelatihan ketika menyunting di Wikipedia bahasa Inggris. Beberapa pengguna dianggap “tidak ramah” terhadap pengguna baru.  Selain itu, ada juga sesi dari kontributor Wikimedia Bangladesh yang menceritakan sulitnya mengembangkan Wikipedia bahasa Bengali terutama untuk dimanfaatkan dalam bidang pendidikan. Hal ini dikarenakan banyak widyaiswara (guru) yang masih menganggap bahwa Wikipedia bahasa Bengali belum menjadi situs yang layak untuk dimanfaatkan dalam bidang pendidikan, baik karena konten yang dianggap masih sangat terbatas maupun kurangnya pengetahuan mengenai adanya Wikipedia dalam bahasa Bengali.

 

Di hari terakhir, konferensi ditutup dengan lari estafet yang disebut Korrika. Korrika merupakan perlombaan lari yang diselenggarakan dua tahun sekali di wilayah Basque yang bertujuan untuk menggalang dana bagi sebuah organisasi pengajaran bahasa Basque. Jarak tempuh Korrika di tahun 2019 adalah 2.560 kilometer dengan waktu tempuh 11 hari, siang dan malam tanpa henti. Beberapa peserta WMEDUCON 2019 yang berpartisipasi dalam acara ini menempuh perjalanan dengan bus selama 1  jam dari San Sebastian. Lokasinya berada di Milafranga, sebuah desa kecil yang berada di perbatasan antara Spanyol dengan Prancis. Jarak tempuh bagi kelompok ini untuk lari hanya 1 kilometer saja dan dimulai di kilometer ke-749.

Sebelumnya

The 2019 Creative Commons Global Summit: Perjalanan Menemukan Ilmu Baru, Teman Baru, dan Diri yang Baru

Penulis: Siti Nurleily Marliana   Kesempatan untuk menghadiri The 2019 Creative Commons Global...

Berikutnya

Perkenalan dengan Creative Commons Indonesia

Penulis: Wahyu Setioko   Sekitar setahun yang lalu, Saya tengah rebahan sambil menggulir...