Wiki Cinta Alam 2022: Menangkap Keindahan Alam melalui Fotografi  

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia. Berbagai spesies mendiami bentang alam kita yang beragam. Selama ini bentang alam tersebut tersembunyi dan mungkin belum banyak kita ketahui. Ditambah dengan laju kerusakan alam yang semakin pesat, dokumentasi berbagai spesies dan habitatnya menjadi penting agar kita menyadari bahwa ekosistem tersebut tengah terancam.

Wiki Cinta Alam adalah salah satu upaya untuk mendokumentasikan bentang alam yang dilakukan di Indonesia sejak 2017. Dari kompetisi ini, ribuan foto dari berbagai wilayah yang dilindungi diunggah ke Wikimedia Commons untuk digunakan di proyek Wikimedia seperti Wikipedia dan Wikidata. Foto tersebut juga dapat digunakan oleh siswa, akademisi, atau masyarakat umum.

Pada tahun 2022, Wikimedia Indonesia berpartisipasi untuk mengadakan kontes Wiki Cinta Alam dan ada tiga pemenang utama dengan karakter foto yang berbeda satu sama lain. Berikut kisah di balik foto tersebut.

Foto pemenang pertama

Santa Claus Pygmy Seahorse (Hippocampus denise) adalah kuda laut kecil istimewa yang hidup di Raja Ampat. Kuda laut ini merupakan varian dari Denise’s pygmy seahorse. Dinamakan sinterklas (santa claus) karena berwarna merah dengan tonjolan putih di atas kepala sehingga dianggap menyerupai topi sinterklas.

Kuda laut ini dapat mengubah warnanya sesuai dengan lingkungan. Pada foto terlihat bahwa kuda laut serupa dengan lingkungan sekitarnya. Foto diambil saat pertama kali menyelam di Pulau Misool, Taman Nasional Raja Ampat pada Februari 2022. Untuk menemukan hewan kecil ini cukup sulit karena harus memperhatikan setiap titik.

Foto pemenang kedua

Taman Nasional Lorentz adalah taman nasional terbesar di Asia Tenggara yang terletak di Papua. Nama Lorentz diambil dari seorang penjelajah Belanda bernama Hendrikus Albertus Lorentz yang berkunjung ke wilayah tersebut pada tahun 1909-1910. Sebelumnya, ia ikut serta dalam ekspedisi di Papua yang dipimpin oleh Arthur Wichmann pada tahun 1903 dan memimpin penjelajahan pada tahun 1907. UNESCO menetapkan Taman Nasional Lorentz sebagai situs warisan dunia pada tahun 1999.

Taman Nasional Lorentz memiliki keistimewaan karena memiliki bentang alam yang beragam. Ada rawa, hutan, padang rumput, salju di puncak gunung dan pesisir pantai. Namun, saat ini belum semua wilayah di Taman Nasional Lorentz terpetakan dengan baik.

Foto pemenang ketiga

Kera hitam sulawesi atau dare (Macaca maura) adalah hewan endemik yang hanya bisa ditemui di Sulawesi Selatan. Spesies ini digolongkan sebagai spesies genting (endangered) oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam akibat hilangnya habitat yang disebabkan deforestasi untuk perluasan lahan pertanian dan permukiman.

Kera ini hidup secara berkelompok dengan jumlah anggota yang bervariasi. Setiap kelompok tersebut umumnya dipimpin oleh kera jantan. Selain itu, ia tidak terlalu agresif dan nampaknya tidak memiliki rasa takut terhadap manusia. Kera ini terkadang memasuki wilayah perkebunan dan memakan hasil panen. Populasi kera hitam sulawesi di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung diperkirakan berjumlah 30-an ekor. Pada foto ini terlihat kera hitam sulawesi sedang mengambil kutu di badan kerabatnya. 

Ketiga foto di atas merupakan keindahan alam yang berhasil diabadikan oleh para peserta terbaik Wiki Cinta Alam 2022. Tentu masih ada bentang alam di Indonesia yang belum terdokumentasi. Kami ingin mengajak para jagawana dan pecinta alam untuk berpartisipasi dalam Wiki Cinta Alam berikutnya. Foto-foto yang dihasilkan akan menjadi pengingat bahwa ada alam yang harus kita jaga bersama.