Hibah Terbuka Untuk Perbaikan Media “Cipta Media Bersama” Menerima Total 820 Permohonan Hibah dari Seluruh Indonesia

Siaran Pers

Untuk disebar-luaskan
Jakarta, 23 September 2011
Hibah Terbuka Untuk Perbaikan Media “Cipta Media Bersama” Menerima Total 820 Permohonan Hibah dari Seluruh Indonesia

 

 
Sebaran lokasi permohon hibah Cipta Media Bersama
 
Konferensi Pers Pengumuman 35 Calon Penerima Hibah

Dua bulan setelah diumumkan “Cipta Media Bersama“, hibah terbuka untuk perbaikan media yang didanai oleh The Ford Foundation dan didukung oleh tiga organisasi nirlaba; Wikimedia Indonesia, ICT Watch dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menerima 820 permohonan hibah dari seluruh Indonesia (Indonesia Barat: 602, Indonesia Tengah: 190 permohonan, Indonesia Timur: 28 permohonan). Heidi Arbuckle, Media Program Officer dari Ford Foundation menyatakan pada konferensi pers yang berlangsung di The Axmani Hotel Jakarta pada 23 September 2011 bahwa jumlah permohonan hibah yang demikian besar diluar dugaan, dan penyelenggara merasa senang dengan antusiasme masyarakat dalam berkontribusi untuk perbaikan media.

Ide yang masuk cukup beragam, baik dari sisi permasalahan yang ingin diatasi, strategi mengatasinya, pilihan media, dan lokasi asal permintaan – dengan catatan bahwa Jawa masih dominan, namun permintaan dari berbagai daerah datang dengan sebaran yang cukup merata.

Hibah media terbuka untuk publik pada awalnya diharapkan mampu untuk dapat memunculkan inisiatif-inisiatif baru sebagai contoh terbaik yang dapat memperbaiki kondisi media di Indonesia. Berdasarkan data dari seluruh permohonan hibah yang masuk, menyimpulkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Topik kebhinekaan bermedia dan kesetaraan akses adalah masalah yang paling banyak mendapatkan permohonan hibah dari masyarakat, dengan catatan keprihatinan terbanyak ditujukan untuk kaum difabel, kalangan anak-anak, petani, kelompok kebudayaan dan korban pelanggaran HAM (total 644 permohonan). Tim Seleksi Awal menyimpulkan bahwa media-media utama tidak mencukupi kebutuhan informasi dari pihak-pihak ini dimana isu dan suara mereka tidak terwakili dalam pemberitaan di media utama. Sementara media komunitas berusaha untuk memenuhi kebutuhan ini ditinjau dari banyaknya permohonan hibah untuk mengatasi hal khusus ini.
  2. Sikap kritis juga ditunjukkan masyarakat untuk topik etika bermedia dan topik pemantauan media (total 176 permohonan) dengan inisyatif-inisyatif untuk memantau keberagaman isi, praktek verifikasi dan akurasi pemberitaan, serta kualitas berita dari media utama, yang menunjukkan bahwa masyarakat resah akan isi dari media yang mereka konsumsi.

Ke- 35 calon penerima hibah yang akan mendapatkan total satu juta dolar AS (setara dengan 8,5 milyar rupiah) merupakan hasil pemilihan Tim Seleksi Awal (30 permohonan) sementara lima lainnya berasal dari pilihan publik via internet. Pilihan publik terbanyak jatuh pada proyek “Menulis untuk Membangun Peradaban Bangsa Indonesia” dari Writing Revolution di Pekanbaru Riau dengan jumlah total 4415 pilihan, sementara panitia memilih berdasarkan lima kriteria dan sebaran lokasi proyek.

Dalam proses penilaian Tim Seleksi Awal memutuskan bahwa program hibah saja tidak cukup dalam merespon kebutuhan masyarakat untuk perbaikan media. Pembelajaran ini akan ditindak lanjuti dengan melakukan peningkatan kemampuan melalui lokakarya pelatihan media dan teknologi untuk pemohon hibah yang tertarik, serta penawaran kerjasama antar komunitas pemohon hibah lintas lokasi sehingga dapat berbagi sumberdaya dan infrastruktur.

* * SELESAI * *
  • Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi info at wikimedia.or.id.

 

Lampiran: Calon Penerima Hibah Cipta Media Bersama (35)

Topik I: Meretas batas kebhinekaan bermedia

  1. LenteraTimur.com – Menyigi Identitas Indonesia“| Tengku Muhamad Dhani Iqbal| Perkumpulan Lentera Timur| Wilayah kerja: Aceh, jambi, Yogyakarta, Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Barat/Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat| Media Situs Web & Pelatihan Penulisan|
  2. AKUMASSA.ORG“| Otty Widasari| AKUMASSA| Wilayah kerja: Jakarta, Surabaya, Tangerang, Cirebon, NTB, Banten| Multimedia
  3. Benor FM”, Radio komunitas sebagai Media Belajar dan alat perjuangan hak dasar Orang Rimba| Askarinta Adi| KK Warsi| Jambi| Radio|
  4. Benih Bhinneka| Alissa QM Rahman| Jaringan GUSDURian Indonesia| Bandung, Garut-Tasikmalaya, Cirebon, Jogjakarta, Kendal, Wonosobo, Kediri, Surabaya, Jember, Jakarta, Lombok, Makassar, Bali| Pelatihan komunitas|
  5. Kanal News Room – Saluran Informasi Kasus Lumpur Lapindo Perspektif Korban| Mujtaba Hamdi| Kanal News Room| Sidoarjo| Situs web, buletin Kanal dan Radio (audio feature)|
  6. Pengembangan Skema Pendanaan dan Strategi Mobilisasi Sumber Daya untuk Keberlanjutan Media komunitas di Indonesia| Hamid Abidin| Sekolah Fundrising PIRAC| Indonesia| Penelitian
  7. Kartunet.com: Media Online Sosialisasi dan Pengembangan Komunitas Pemuda dengan Disabilitas| Dimas Prasetyo Muharam| Kartunet Community| Jakarta
  8. Indonesian Street Art Database| Andi Riyanto| RESPECTA Streetartgallery| Yogyakarta| Gudang Data|
  9. Bhinneka: Keberagaman dan Kesetaraan Tanpa Batas| Soe Tjen Marching| Lembaga Bhinneka| Indonesia| Kampanye viral dan jejaring internet
  10. TIDAK BERMULA [Dan Tidak Berakhir DENGAN BERITA]| Ucu Agustin| 750 Juta Rupiah| Film Dokumenter dan penyebaran luasan viral digital

Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

  1. Portal informasi 500 Radio di 400 kota se-Indonesia| Heru Hendratmoko| Kantor Berita Radio KBR68H| Indonesia| 1,5 Miliar Rupiah| Web dan Radio
  2. Check My City| Wawan Sopijan| YASCITA| Kendari, Sulawesi Tenggara| Mobilisasi komunitas luar jaringan dan jejaring via internet
  3. MK-160 : Media Komunitas 160 Karakter| Muhammad Amrun| Media Komunitas Angkringan| Desa Timbulharjo (Bantul, Yogyakarta)
  4. Amboina Cyber Society| Benhard Ricardo E. Mattheis| Maluku Satu Media| Ambon, Maluku| Pembangunan infrastuktur Metropolitan Area Network (MAN) nirkabel internet
  5. Aldepe.com: Advokasi Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua Via Media Online, Mobile Phone dan Social Media| Latifah Anum Siregar| Aliansi Demokrasi Untuk Papua (ALDP)| Papua| kombinasi jejaring media sosial, seluler, dan internet
  6. Border Blogger Movement| Asriyadi Alexander| Borneo Blogger Community| Kalimantan Barat| Seluler
  7. Pembentukan Lembaga Media Watch Independen di Perguruan Tinggi se-Kota Malang| Novin Farid Styo Wibowo| K3M (Komunitas Kaji Komunikasi dan Media)| Malang| Pelembagaan dan dokumentasi
  8. Pelatihan Android untuk Pemula | ID Android Agus Hamonangan | Pelatihan penggunaan aplikasi android tingkat dasar
  9. Radio Buruh Perempuan; Dari Perempuan Buruh untuk Kesetaraan|Forum Buruh Lintas Pabrik| Jakarta Utara| Radio buruh untuk perempuan

Kebebasan dan etika bermedia

  1. Penghargaan Hak Asasi Manusia untuk Blogger (Human Rights Blogger Award)| Supriyadi Widodo Eddyono| Indonesia Media Defense Litigation Network (IMDLN)| Jabodetabek, Bandung, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan| Identifikasi dan penghargaan
  2. INDEPENDEN Online – Etika Media Baru| Eko Maryadi| Kumpulan Jurnalis Independen| Indonesia| Web dan jejaring via internet
  3. JBDK Android & IOS Project| Sony Adi Setyawan| Aplikasi Edukasi Apple, Android dan Java.

Pemantauan media

  1. Video untuk Perdamaian| Firdaus Mubarik| Perkumpulan 6211| Jawa Barat, Jakarta, Banten| Film Dokumenter|
  2. Next Generation – Media Watch & Literacy| Muhamad Iqbal Tawakal| Bandung| Penelitian|
  3. Ibu Rumah Tangga Perdesaan “Melek” Media untuk Peningkatan Partisipasi Perempuan dan Pemenuhan Kebutuhan Informasi| Rifky Indrawan| Jaringan Radio Komunitas Lampung (JRKL)| Lampung| Radio
  4. Follow up Survey Persepsi Wartawan Indonesia Terhadap Islam dan Media Watch Lapindo| Imam Shofwan| Yayasan Pantau|Indonesia| Penelitian
  5. Report2DewanPers untuk Media Siber Indonesia| Samsuri| Dewan Pers| Indonesia| Sistem Pelaporan dalam jaringan internet
  6. Mendorong Media Sehat dalam Pemberitaan Syariat Islam di Aceh| Mukhtaruddin Yacob| Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh| Aceh| Diskusi terbatas dan lokakarya
  7. Riset Abuse| Budi Rahardjo| ID-CERT| Indonesia| Penelitian
  8. Komikoo.com| Iqbal Baskara| Bandung| Komik berbasis web
  9. Indonesian Interfaith Weather Station (melalui Pemantauan danAnalisis Media)| Dicky Sofjan| Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS-Yogya)|Jawa-Bali, Sumatra, Sulawesi, Papua Maluku, NTB-NTT| Pemetaan

5 Pilihan Publik

[Revisi 26 September 16:11 PM]

  1. Menulis untuk Membangun Peradaban Bangsa Indonesia Lebih Maju| Joni Lis Efendi| Writing Revolution| Pekanbaru, Riau
  2. Mosque Life Aid| Eko Budhi/ Mosque Life.com| Jakarta
  3. Forumlingkarpena.net| Intan Savitri|Forum Lingkar Pena| Jakarta Timur
  4. Hpku-Teman Belajarku| Ali Sahbana| 1000guru (Kediri)| Kediri
  5. Kartunet.com: Media Online Sosialisasi dan Pengembangan Komunitas Pemuda dengan Disabilitas| Dimas Prasetyo Muharam| Kartunet Community| DKI Jakarta
  6. Roadshow Edukasi Sehat Berinternet| Fajar Eri Dianto| Blogvaganza| Bojongsoang, Bandung

Sebelumnya

Ford Foundation Meluncurkan ‘Cipta Media Bersama’ Hibah Terbuka Untuk Publik Senilai Satu Juta Dolar AS

Siaran Pers Untuk disebar-luaskan Jakarta, 15 Juli 2011 Ford Foundation Meluncurkan ‘Cipta Media Bersama’ Hibah Terbuka Untuk Publik Senilai Satu Juta Dolar AS   Ford Foundation bersama tiga organisasi pendukungnya; Wikimedia Indonesia, ICT Watch dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia secara resmi meluncurkan “Cipta Media Bersama” di Jakarta, Jum’at, 15 Juli...

Berikutnya

Cipta Media Bersama Menganugrahkan 1 Juta Dolar AS Kepada 20 Pemohon Hibah Untuk Perbaikan Media di Indonesia

Siaran Pers Untuk disebar-luaskan Jakarta, 8 November 2011 Cipta Media Bersama Menganugrahkan 1 Juta Dolar AS Kepada 20 Pemohon Hibah Untuk Perbaikan Media di Indonesia     Penerima Hibah Cipta Media Bersama Tim Penasehat dan Seleksi Akhir “Cipta Media Bersama” yang terdiri dari sembilan tokoh dengan berbagai latar belakang ilmu dan keahlian memutuskan untuk mengabulkan...