Berlangsung

Cipta Media Ekspresi

Cipta Media Ekspresi diadakan untuk mendukung karya perempuan dan menyebarkan pikiran-pikiran mereka untuk memperkaya masyarakat. Coba pikirkan, berapa nama perempuan dan karyanya yang bisa Anda sebutkan dengan baik? Apakah jumlah mereka sebanding dengan rekannya yang lelaki? Sekarang, ingat-ingat berapa jumlah perempuan yang bisa Anda lihat memasak, menenun, menari, main musik, bikin film atau bercerita. Barangkali mereka melakukannya sambil mengasuh anak? Ataukah mereka mesti berhenti menghasilkan masakan, kain, film dan ceritanya waktu mereka menikah dan mengasuh anak?

Pernahkah Anda pergi ke pameran atau menonton pertunjukan dan melihat perbedaan jumlah mencolok antara pencipta dan pemirsa perempuan dengan yang lelaki? Adakah teman atau kenalan perempuan Anda yang tidak bisa lagi datang ke acara budaya karena harus mengurus keluarga? Atau, lebih mendasar lagi, apakah Anda atau kenalan Anda tidak bisa mencipta atau menikmati acara kebudayaan sebagai perempuan? Kalau Anda menjawab ‘Ya’ pada semua atau sebagian besar pertanyaan di atas dan ingin mengubah keadaan ini, maka hibah Cipta Media Ekspresi tepat untuk Anda.

Banyak perempuan yang dihalangi berkarya karena jenis kelaminnya. Banyak juga yang terhambat karena harus menggunakan waktunya untuk mengurus anak atau keluarga. Ada juga perempuan yang perlu mengembangkan gagasannya dengan membuat ruang bertemu sesama seniman dan bertukar pikiran sembari mengasuh anak, atau pengaturan jam pertunjukan dan pameran yang lebih cocok dengan waktu mengurus keluarga.

Kesulitan-kesulitan seperti ini nyata terjadi, namun jarang disikapi. Banyak orang bilang bahwa mengurus keluarga adalah kodrat dan tugas utama perempuan, karena itu keinginan lain, misalnya bekerja atau berkarya harus ditinggalkan. Karena itu riwayat penciptaan seorang perempuan bisa saja putus-putus atau jarang-jarang.

Ada juga para perempuan yang selama ini sudah aktif berkarya dengan ilham dan bahan yang ada di sekelilingnya. Lingkungan kesehariannya di ruang asuh anak, dapur, kebun dan lain-lain memberinya inspirasi yang berbeda dari rekan-rekannya yang lelaki. Hasil karya yang berbeda ini tidak selalu diakui dan dihargai dalam dunia profesional seni budaya, meskipun sebetulnya ciptaan dan kemampuannya akan semakin memperkaya peradaban.

Selain hambatan penciptaan, perempuan juga masih sedikit yang bisa melakukan kolaborasi dan perjalanan untuk memperkaya wawasan atau memperkenalkan karyanya kepada para perempuan dan komunitas yang lain. Hibah Cipta Media Ekspresi ini diadakan khusus untuk menyikapi persoalan yang menghambat penciptaan perempuan serta memberikan pengakuan atas pengetahuan dan keahliannya.

 

Cipta Media Ekspresi secara singkat

Merupakan hibah dana tunai untuk merayakan keragaman pengetahuan dan ekspresikreativitas perempuan di Indonesia.

  • Dibuka pada 8 Januari 2018 dan ditutup pada 25 Maret 2018. 
  • Diikuti oleh 1,168 pemohon dari 34 provinsi, total penerima hibah: 41 perempuan
  • Diadakan khusus untuk menyikapi persoalan yang menghambat penciptaan perempuan serta memberikan pengakuan atas pengetahuan dan keahlian perempuan.
  • Jumlah total dana hibah Cipta Media Ekspresi adalah 3,5 milyar rupiah bagi proyek yang dapat diselesaikan sebelum 28 Februari 2019

Seluruh penerima hibah menyanggupi lisensi Creative Commons CC-BY 4.0 dan akan mengelola dana hibahnya secara transparan. 

Kunjungi situs web kami untuk melihat para penerima hibah.