WikiNusantara 2024 di Bogor merupakan konferensi keempat dan menjadi kali keempat bagi saya untuk menghadirinya. Dari semula hanya peserta (2019), presentan proyek WikiDialek (2022), presentan ide kegiatan (2023), hingga ide saya terealisasi dan menjadi pelatih lokakarya Wiktionary pada tahun ini. Tidak terasa, WikiNusantara telah menemani perjalanan hidup saya dan selalu menjadi pemantik semangat membebasan pengetahuan di tengah sibuknya kuliah (2019), magang (2022) hingga memasuki dunia kerja (2023–2024). 

WikiNusantara selalu menyajikan hal unik. Pada tahun ini, WikiNusantara mempunyai agenda prakonferensi selama dua hari yang terdiri dari sesi jalan foto (photowalk) dan lokakarya. Agenda prakonferensi serupa pernah saya jumpai pada Wikimania 2023 di Singapura.

Pada hari pertama prakonferensi (2 Mei 2024), saya memilih sesi jalan foto pagi karena memiliki tema yang linear dengan sesi lokakarya siang, yakni tema kuliner. Perjalanan dimulai dari Vihara Dhanagun yang merupakan bangunan pertama di Jalan Suryakencana, kawasan Pecinan Kota Bogor lalu dilanjutkan mengunjungi Toko Kopi Cap Teko. Aroma harum kopi membuat tergoda untuk membeli sebungkus kopi bubuk yang baru keluar dari penggilingan. Kemudian, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri jalan untuk melihat dan mencicipi kuliner legendaris Kota Bogor lainnya sambil mendengarkan narasi sejarah dari pemandu. Sebagai penutupnya, kami mengunjungi Pabrik Mie Lie untuk melihat proses pembuatan mi secara tradisional. Kami mendapatkan kehormatan untuk mencicipi mi langsung. Mi yang kenyal berpadu dengan kuah gurih segar menjadi penutup jalan foto yang berkesan dan mengenyangkan.

Sesi lokakarya siang membahas Wikibooks. Wikibooks termasuk proyek Wikimedia yang belum banyak peminatnya. Untuk pertama kalinya, Wikibooks diangkat sebagai materi pelatihan dalam WikiNusantara. Teh Hayati dan Kang Rafli menjelaskan bahwa Wikibooks bermanfaat sebagai media pelestarian kuliner. Wikibooks rupanya cukup mudah digunakan dan tidak memiliki aturan seketat Wikipedia sehingga mudah untuk mendokumentasikan pengetahuan dari sumber primer (seperti resep leluhur). Setelah itu, ada sesi lokakarya fotografi oleh Kang Saepul. Sesi ini penting karena diajarkan tip berfoto dengan gawai dan dasar-dasar fotografi bagi pemula yang berguna untuk bekal berkontribusi di Wikimedia Commons

Pada hari kedua (3 Mei 2024), saya harus memilih sesi jalan foto pagi karena siangnya ada lokakarya yang harus saya hadiri. Sesi pagi ini bertema sejarah, yaitu sejarah kepresidenan RI dan Kota Bogor. Dengan berpakaian rapi dan sopan, kami menaiki angkot menuju Museum Balai Kirti. Diawali dengan berfoto di hadapan 6 patung perunggu presiden yang pernah menjabat, kami berkeliling pada tiap ruangan yang didedikasikan bagi masing-masing presiden sambil mendengarkan narasi dari pemandu mengenai keunikan tiap presiden. Setelah itu, kami berpindah ke Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor. Bagi saya perpustakaan ini unik karena terdapat galeri layaknya museum sejarah. Menjelang siang, kami berpindah ke Katedral Bogor yang terletak persis di seberang perpustakaan. Kami masuk dan mendengarkan sejarah katedral ini. Saya juga berkesempatan melihat ruang pengakuan dosa, khas bagi bangunan gereja Katolik. Rangkaian pagi itu ditutup dengan foto bersama.

Sesi siang dilanjutkan dengan lokakarya WikiTutur dengan saya sebagai pelatih. Ini merupakan pengalaman pertama saya untuk menjadi pembicara sekaligus pelatih pada sesi lokakarya di WikiNusantara. Pada sesi ini diajarkan pentingnya pelestarian bahasa dan pemilihan media yang sesuai. Pelestarian bahasa perlu dilakukan secara lisan dan tulisan. Pelestarian melalui tulisan sudah umum dilakukan, seperti melalui Wiktionary. Namun, pelestarian secara lisan dan berlisensi terbuka belum banyak digeluti. Pada lokakarya ini, kami memanfaatkan tools Lingua Libre sebagai sarana pelestarian secara lisan. Hasilnya berupa audio yang terunggah otomatis ke Wikimedia Commons. Audio tersebut dapat kita manfaatkan dengan menyisipkannya ke Wiktionary. Seperti inilah Lokakarya WikiTutur berjalan sehingga memudahkan pegiat bahasa untuk mengetahui bahasa secara lisan dan tulisan.

Keterangan gambar: WikiNusantara 2024, pre-conference, Bogor; May 2024 (23) oleh Gunarta for Wikimedia Indonesia dilisensikan dengan CC BY-SA 4.0.

Penulis