Awal Perjalanan di Ekosistem Wikimedia Indonesia (WMID)

Magang di Tim Pendidikan Wikimedia Indonesia menjadi salah satu pengalaman yang mengubah cara saya melihat pengetahuan, kerja kolaboratif, dan proses belajar itu sendiri. Awalnya, saya datang dengan pemahaman yang cukup sederhana tentang Wikimedia. Yang saya tahu, Wikimedia sangat dekat dengan Wikipedia. Belakangan saya baru menyadari bahwa Wikipedia sebenarnya hanyalah salah satu proyek yang bernaung di bawah payung besar Wikimedia sebagai organisasi penggeraknya.

Pemahaman saya mengenai Wikipedia mulai berkembang sejak mengikuti sesi WikiLatih Daring, sebuah kegiatan yang memperkenalkan cara kerja Wikipedia sekaligus membimbing peserta dalam membuat kontribusi. Dalam sesi ini, pembelajaran berfokus pada penyuntingan di Wikipedia bahasa Indonesia, mulai dari memahami struktur artikel, penggunaan sumber terpercaya, hingga praktik menyunting secara langsung. Saya jadi tahu bahwa artikel Wikipedia ditulis oleh sukarelawan serta menyadari bahwa kontribusi tidak terbatas pada Wikipedia saja. Ada berbagai proyek lain seperti Wikidata, Wikivoyage, Wikimedia Commons, dan Wiktionary.

Memahami budaya kerja di WMID

Pada tahap awal magang, saya belajar menyunting di proyek Wikipedia bahasa Indonesia. Proses ini membuat saya menyadari bahwa menyunting tidak berhenti pada aktivitas menulis. Saya perlu mencari sumber yang kredibel, memahaminya dengan baik, lalu menyusun kembali informasi. Bagi saya, proses ini cukup menantang karena menuntut tingkat ketelitian yang tinggi. Pengalaman ini membantu saya lebih berhati-hati dalam menulis dan mengelola informasi. Pada saat yang sama, saya juga mulai mengenal budaya kerja di Wikimedia Indonesia. Staf bekerja secara terbuka dengan tetap menjaga batasan profesional, meskipun seluruh proses dilakukan secara daring.

Pelaksanaan WikiCendekia 2026

WikiCendekia 2026 merupakan pelatihan yang ditujukan bagi para administrator Wikipedia dan proyek Wikimedia lainnya untuk memperkuat kapasitas mereka dalam mengelola proyek sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan. Saya mulai mempelajari lebih dalam tentang bagaimana kegiatan tersebut dirancang dan dilaksanakan. Pada awalnya, saya membayangkan WikiCendekia sebagai pelatihan teknis biasa. Namun, saya mulai memahami bahwa kegiatan ini memiliki karakter yang lebih spesifik, terutama dalam menyiapkan kapasitas administrator di berbagai proyek Wikimedia.

Foto bersama peserta WikiCendekia 2026 (Ayu (WMID), CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Pada proses persiapan, saya membantu pembuatan draf susunan acara pelatihan serta menyiapkan dokumen panduan dan kebutuhan administrasi, termasuk koordinasi perjalanan peserta. Pada pelaksanaan kegiatan, saya memandu sesi acara sebagai MC dan moderator. Melalui WikiCendekia, saya dipertemukan dengan para administrator yang sebelumnya hanya saya kenal melalui interaksi daring. Pertemuan ini memberi pengalaman yang berbeda dan membuat proses belajar terasa lebih nyata.

Mendokumentasikan pengetahuan lokal dari Manado

WikiMaknyus Manado Hari ke-2 (Sofi Solihah, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Saya berkesempatan menjadi pemandu lokal dalam kegiatan WikiMaknyus di Manado. Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Wikimedia Jakarta. WikiMaknyus merupakan dokumentasi kuliner tradisional dari berbagai daerah yang dilakukan melalui pemotretan makanan serta penyuntingan informasi di berbagai proyek Wikimedia, seperti Wikipedia, Wikimedia Commons, dan Wikibooks. Dokumentasi kuliner ini juga dibarengi dengan WikiNgamprog, sebuah kegiatan yang menggandeng berbagai komunitas lokal untuk meningkatkan konten dalam bahasa daerah di proyek-proyek Wikimedia.

WikiNgamprog 2026 (Sofi Solihah, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Bersama tim Wikimedia Jakarta, saya mendukung dua rangkaian kegiatan tersebut  di Manado. Saya mengajak kawan-kawan di Manado untuk berkontribusi di proyek Wikimedia dengan fokus pada kuliner lokal, destinasi wisata, serta kosakata dalam bahasa Manado. Antusiasme peserta terasa kuat, terutama ketika mendiskusikan kosakata dan pelafalan dari sudut pandang penutur asli. Selain itu, saya turut berkontribusi di Inkubator bahasa Manado sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan bahasa daerah di proyek Wikimedia. Pengalaman ini membuka kesempatan bagi saya untuk mengeksplorasi berbagai proyek Wikimedia sekaligus mendokumentasikan pengetahuan lokal.

Refleksi dari pengalaman magang

Pemagangan ini memberikan saya pengalaman yang beragam, baik dalam konteks pekerjaan maupun pembelajaran personal. Saya bertemu dengan orang-orang yang bekerja secara konsisten dalam merawat dan berkontribusi pada pengetahuan terbuka. Saya juga mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan seperti WikiLatih hingga WikiMaknyus, dan mengenal lebih dekat komunitas sukarelawan yang sebelumnya hanya saya lihat melalui aktivitas penyuntingan dan berbagai kegiatan daring. Dari seluruh pengalaman tersebut, saya belajar bahwa pengetahuan terbuka dijaga melalui proses yang terstruktur lewat kerja sama, komunikasi, serta komitmen untuk terus belajar.

Penulis