Gerakan Wikimedia adalah gerakan berbasis komunitas sukarelawan di proyek-proyek Wikimedia yang bertujuan agar setiap orang dapat mengakses pengetahuan secara bebas. Sebagai pemagang di Wikimedia Indonesia, kami bersyukur mendapat kesempatan bekerja bersama Tim Pendidikan dan ikut berkontribusi dalam gerakan tersebut. Melalui program magang ini, kami belajar banyak tentang kerja sama tim, ketekunan, serta pentingnya pengetahuan terbuka. Selama magang, kami mengerjakan tugas-tugas yang berkaitan dengan Wikipedia, Wikimedia Commons, dan Wikiwisata.
Mengenal Wikipedia Melalui Kursus WikiLatih Daring
Kami memulai program magang pada 8 Oktober 2025 dan langsung terlibat dalam berbagai kegiatan Tim Pendidikan. Pada bulan pertama, kami mengikuti pelatihan dasar penyuntingan Wikipedia melalui Kursus WikiLatih Daring. Dari pelatihan ini, kami memahami bahwa proses menyunting Wikipedia jauh lebih kompleks dari perkiraan. Sumber rujukan yang digunakan harus valid, artikel harus memenuhi kriteria kelayakan, dan gaya penulisan tidak boleh berupa salin-tempel karena Wikipedia memiliki standar penulisan tersendiri.
Setelah menyelesaikan pelatihan dan mulai terbiasa dengan alur kerja, kami diberikan tugas penyuntingan artikel di Wikipedia. Pada tahap ini, kami juga diminta menulis artikel bertopik biografi untuk melatih pemahaman kami terhadap gaya penulisan yang sesuai standar Wikipedia. Artikel yang telah kami buat di Wikipedia, seperti Chris Kempczinski, Damayanti Buchori, Jesper Brodin, dan Beth Ford. Selain itu, kami juga diperkenalkan dengan proyek Wikimedia Commons dan diminta mengunggah foto sebagai latihan untuk memahami cara kerja repositori media berlisensi bebas tersebut.
Tugas Penerjemahan yang Mengasah Ketelitian
Dalam program magang ini, kami juga mendapatkan tugas menerjemahkan beberapa dokumen panduan, termasuk modul dasar-dasar penyuntingan di Wikipedia serta panduan pembuatan artikel berdasarkan topik tertentu dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Proses penerjemahan ini menuntut ketelitian sekaligus pemahaman terhadap konteks agar materi dapat dipahami oleh pembaca tanpa mengubah makna aslinya. Tugas ini menjadi pengalaman berharga karena membantu kami lebih mengenal Wikipedia.
Menyusun Materi untuk Pelatihan Wikiwisata

Pada periode terakhir magang, kami diperkenalkan dengan Wikiwisata, proyek Wikimedia yang berfokus pada penyediaan panduan perjalanan untuk berbagai destinasi di seluruh dunia yang dapat diakses secara bebas dan gratis. Pada tahap ini, kami diminta menyusun sebuah salinda materi pelatihan Wikiwisata yang memuat sejarah proyek, kebijakan dan pedoman penulisan, hingga langkah-langkah menyunting dan membuat artikel.
Sebelum materi tersebut dapat digunakan dalam pelatihan, kami mengikuti sesi koordinasi mingguan bersama Tim Pendidikan. Melalui sesi-sesi tersebut, kami memastikan bahwa salinda yang disusun benar-benar jelas, lengkap, dan mudah dipahami oleh para peserta pelatihan. Dari tugas ini, kami belajar bahwa menyusun materi tidak sekadar menulis, tetapi juga memastikan bahwa pengetahuan tersebut dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh orang lain.
Pengalaman Berinteraksi dengan Komunitas pada Digital Discourses 2025
Kami juga berkesempatan menghadiri WikiLatih Wiktionary, pelatihan penyuntingan dasar di Wiktionary yang menjadi bagian dari rangkaian acara Digital Discourses 2025. Kami bertemu dengan sukarelawan dan dipandu untuk menambahkan entri baru dari dua bahasa daerah, yaitu Bahasa Balik dari Kalimantan Timur dan Bahasa Orang Rimba dari Jambi. Pengalaman ini memperluas wawasan kami mengenai kerja sama kolaboratif dalam pelestarian bahasa daerah melalui platform digital.
Pembelajaran dan Kesan terhadap Program Magang
Selama menjalani magang, kami mendapatkan banyak pengalaman yang membuka wawasan. Dari menyunting Wikipedia, menerjemahkan dokumen, hingga menyusun salinda Wikiwisata. Setiap tugas menghadirkan tantangan baru yang mendorong kami berkembang. Lingkungan kerja yang suportif dan terbuka juga membuat kami merasa nyaman bertanya dan belajar.
Melalui program magang, kami belajar pentingnya ketelitian dan tanggung jawab ketika menyebarkan informasi ke ranah publik. Kami mengasah kemampuan bekerja dalam tim, berkomunikasi, menulis, hingga menerjemahkan sesuai standar. Kami juga semakin memahami bagaimana pengetahuan dibangun secara kolaboratif melalui kontribusi kecil yang dilakukan secara konsisten.
Hal yang paling berkesan bagi kami adalah kesadaran bahwa pengetahuan kolektif tercipta dari kontribusi kecil yang dilakukan bersama-sama. Satu suntingan, satu terjemahan, atau satu unggahan bisa menjadi bagian penting dari sesuatu yang jauh lebih besar dan bermanfaat bagi banyak orang.
Pemagang (Alyssa, Angelia, Tiara, Andre)




